Bentuk daerah gangguan perasa itu dinamakan “bentuk sarung tangan” atau “kaus kaki”

Jenis gangguan perasa ini dapat terjadi juga apabila banyak radises dorsales menjadi sasaran racun atau proses alergik-infeksi, seperti halrrya dengan sindroma Guillain-Barre. Lain halnya jika satu atau dua radises dorsales saja yang mengalami gangguan. Apabila satu atau dua radises dorsales tertekan atau terjepit, maka gangguan perasa akan ditemukan tepat pada satu atau dua dermatoma saja. Pola ini dinarnakan pola gangguan tadikuler. Adakalanya perasa protopatik pada suatu dermatoma terganggu secara tersendiri, misalnya suatu dermatoma menunjukkan gangguan perasa protopatik, akan te”tapi perasaan proprioseptif daerah itu tetap utuh.

Gejala ini dinamakan “disosiasi perasa kutan” yang khas bagi penyakit siringomielia, yaitu suatu penyakit degeneratif yang menimbulkan kavitasi pada substantia grisea medula spinalis. Akibat kavitasi itu serabut2 yang menghantarkan impuls protopatik (di komisura ventralisl terganggu namun serabut2 yang menghantarkan impuls proprioseptif tidak terganggu sama sekali, oleh karena funikulus d’crsaiis letaknya jauh dari kavitas tersebut. Gangguan perasa akibat lesi di medula spinalis mempunyai ciri2 yang khas juga.

Lesi yang mengenai seluruh segmen medula spirlalis (misalnya T.2) menimbulkan hilangnya perasa protopatik dan proprioseptif di bagian tubuh setinggi T.2 sampai ke bawah. Dalam hal itu, juga fungsi motorik hilang dari T.2 sampai ke bawah. Lesi yang menduduki separoh segmen medula spirtalis, yang dikenal sebagai hemi-lesi, menimbulkan gangguan perasa dan motorik yang khas dan dinamakan sindroma Brown Seguard. Misalnya hemi-lesi itu terletak di T.2 sebelah kiri.

Gangouan perasa protopatik terdapat pada badan sisi kontralateral setinggi T.2 sampai ke bawah. Sedangkan gangguan motorik terdapat pada badan sisi ipsilateral setinggi T.2 sampai ke bawah yang juga menunjukkan gangguan perasaan propriosEptif. Fenomena ini ditentukan oleh letak dan penataan sistema penghantaran impuls protopatik, proprioseptif dan kortikospinalis (piramidalisi. Oleh sebab perawatan diabetes melitus yang tepat ini untuk kehidupan sehari hari Andasangat penting untuk diketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *