Makrofaga akan berperan sebagai indikator

magTidak khas terhadap reaksi antara antigen dengan iimfosit-limfosit yang peka secara spesifik. Jadi sedikit limfosit-limfosit kecil yang berasal dari eksudat peritoneum seekor babi yang telah dibuat peka, dengan adanya antigen dapat merangsang hambatan migrasi meskipun dicampur dengan makrofaga-m akrofagayane berasa] dari binatang yang belum peka sampai sebanyak 50 kalinya; meskipun makrofaga yang berasal dari binatang yaftg telah peka tidak dapat membentuk obat tradisional diabetes melitus tipe 1 Mtf bila dicampur dengan limfosit donor normal dan dikeram bersama antigen. Kesulitan yang lebih besar ditemukan dalam usaha mengadakan percobaan hambatan migrasi ini pada manusia.

Salah satu cara dengan mengeramkan limfosit-limfosit darah dengan anrigen bersama-sama selama beberapa hari, kemudian diukur berapa banyak MIF yang terbentuk pada supernatan dengan menambahkan pada makrofaga-makrofaga babi. Yang lain dengan mencampurkan secara langsung limfosit pada makrofaga marmot dan mengukur pengaruh antigen terhadap kemampuan migrasi makrofaga baik pada suatu tes MIF ataupun medan listrik pada sitoferometer. Tes hambatan dengan mengikutsertakan sel-sel buffy coat akan sangat membantu sekaii, tetapi keadaan ini masih memerlukan penjelasan karena pengaruh reaktivitas sel-T dewasa ini sudah mendapat pengakuan kuat.

Transformasi Proliferasi sel-sel peka pada pertemuan dengan antigen tertentu dan perubahan morfologi sel-sel tersebut menjadi bentuk sel yang lebih besar dan menyerupai blas dengan warna inti yang lebih pucat dan sitoplasma yang basofilik (Gambar 3.7i, halaman 64) sudah sering digunakan untuk percobaan-percobaan hipersensitivitas perantaraan sel in aitro dan beberapa penyelidikan telah memperlihatkan hubungan yang beralasan dengan hasil-hasil penyelidikan in vivo. Besarnya rangsangan diperkirakan dengan persentase sel yang menyerupai blas yang masih hidup pada perbenihan atau dengan penggabungan timidin (yang telah ditandai) dengan ADN yang baru dibentuk. Percobaan ini mendapat kesulitan karena adanya kemungkinan gangguan pembelahan sel limfosit yang belum peka oleh adanya pelepasan faktor mitogen yang berasal dari sel-sel yang terangsang dan juga karena adanya sel-sel limfosit-B yang berubah. Perubahan-perubahan yang dapat dibandingkan dapat ditimbulkan pada limfosit-limfosit oleh mitogen-mitogen tumbuh-tumbuhan tertentu s eperti fitohemaglut inin (Phytobaemaglutinin = PHA) dan konkanavalin A (Concanavalin A : Con A).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *