Mengenal Tentang Ayam Bekisar

ayam hutan

Bekisar adalah ayam hasil dari persilangan antara dua ayam yang berlainan jenis, yakni ayam hutan jantan dengan ayam kampung betina (Gallus Domestical). Daerah yang pertama kali mengembangkan ayam bekisar adalah Madura, tepatnya pulau Kangean kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep. Daerah ini termasuk daerah gersang yang kaya dengan hutan jati, jumlah penduduknya ± 72.062 orang. Mata pencaharian penduduk Kangean adalah sebagai nelayan, bertani dan sebagai sambilannya adalah memelihara ayam kampung dan mengembangkan ayam bekisar.
Berdasarkan ciri-cirinya, ayam bekisar dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yakni:
• Gallus Aeneus
• Jengger bergerigi kecil
• Pial berukuran sedang
• Bulu lapisan atas berwarna ungu dengan pelisir kuning emas.
• Gallus Temminokii
• Jengger bergerigi 6 (enam)
• Pial berukuran sedang
• Bulu halus dan berwarna merah dengan pelisir merah kecoklatan yang mengkilat.
• Gallus Violaceus
• Jengger bergerigi bagus
• Pial berukuran sedang
• Bulu halus dan berwarna ungu yang dominan.

Ayam bekisar jantan bila berkokok dapat terdengar hingga jarak ± 1 kilometer. Bila ayam bekisar ini dikawinkan dengan ayam kampung betina, keturunannya akan memiliki ciri-ciri mirip dengan ayam kampung dan suara kokoknya akan berakhiran dengan “Kuk”, maka ayam ini disebut “Ayam Bekikuk”.
Dengan semakin berkembangnya arus komunikasi dan transportasi, maka penyebaran ayam bekisar semakin lama semakin meluas. Dahulu ayam bekisar hanya dipelihara oleh orang-orang tertentu di Madura, namun kini telah menyebar ke berbagai daerah seperti Surabaya, Solo, Semarang, Yogyakarta, Jakarta dan lain sebagainya. Setelah ayam bekisar ditetapkan sebagai Mascot Jawa Timur, maka semua perkantoran dan perhotelan di Jawa Timur memilikinya, dan kurungannya pun khas Jawa Timuran.
Ayam bekisar yang bersuara aneh dan melengking ini masih terasa langka, dan hanya dimiliki oleh orang kaya atau pejabat tertentu saja, karena harganya yang sangat mahal.
Warna bulu ayam bekisar sangat ditentukan oleh warna bulu ayam kampung betina (sebagai induk), hanya saja warna bulunya lebih mengkilat bila dibandingkan dengan ayam kampung. Di Madura, klasifikasi ayam bekisar didasarkan pada warna bulunya, yakni sebagai berikut:

  • Warna bulunya kuning keputih-putihan yang berkombinasi dengan
    warna hitam.
  • Biring Kembang: Warna bulunya merah berkombinasi dengan warna hitam.
  • Biring Biasa: Warna bulunya merah muda berkombinasi dengan warna hitam.
  • Kelabu Ratu: Warna bulu keabu-abuan yang berkombinasi dengan warna
    merah.
  • Hitam Mulus: Warna bulunya hitam semua
  • Putih Mulus: Warna bulunya putih semua.

Warna bulu ayam bekisar selain mengkilat, bulu-bulu di sekitar leher berbentuk bulat seperti sisik. Pada bulu ekor terdapat sepasang ekor yang tumbuh memanjang dan melengkung dengan sempurna, sehingga menambah keindahan warna bulunya.
Ayam hutan jantan sebenamya dapat juga dikawinkan dengan ayam kate betina. Akan tetapi ayam bekisar yang dihasilkannya, suara-nya tidak sebaik ayam bekisar hasil persilangan antara ayam hutan jantan dengan ayam kampung biasa. Tetapi postur tubuhnya kecil, indah dan menarik. Biasanya ayam bekisar hasil dari persilangan dengan ayam kate ini hanya dijadikan sebagai ayam hias saja.
Keindahan kokok ayam bekisar ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain: genetik, mutu pakan, dan pengendalian penyakit. Suara kokok ayam bekisar dianggap baik bila lagu kokoknya bemada dua ketukan, ada keserasian besarnya suara depan dengan suara belakang, tidak patah (terayun dengan mulus, halus dan lancar/tidak tersendat-sendat) dan suara kokoknya bersih (tidak ada konsonan “R”). Dua nada ketukan yang dimaksud di atas adalah sebagai berikut:
1. Nada pertama (suara depan) harus:
• rendah
• besar
• tebal
• panjang
• bersih.
2. Nada kedua (suara belakang) hams:
• tinggi
• tebal
• panjang
• lurus
• bersih.

Adapun jenis-jenis suara ayam bekisar adalah sebagai berikut:
– Kodin (terendah)
• Suaranya pendek
• Intonasinya kurang jelas
• Ada suara konsonan “R” (kotor)

Baca Juga Proses Pembuahan Telur Pada Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *